Milla Jovovich dari Resident Evil akan Bintangi Film Monster Hunter

Diposting pada

Nonton Film Movie – Konon tersedia dua sutradara yang hobi memicu kontroversi dalam tiap tiap cerita game yang diadaptasi jadi film, yang pertama Uwe Boll dan yang ke-2 ialah sutradara seri Resident Evil, Paul WS Anderson. Bagaimana menurutmu?

Kangen sama Tekken? Cobain deh game Tekken Mobile! Terdapat lebih dari 20 sifat yang mampu anda pakai, beserta bersama jurus andalannya masing-masing. Yuk download sekarang!

Kesuksesan besar di balik seri game Monster Hunter sudi tidak sudi menarik perhatian para produser dan pembuat film untuk mengangkatnya jadi film live-action. Kabar baiknya, perihal tersebut terlalu akan terjadi, tapi kabar buruknya adalah film Monster Hunter akan dilaksanakan oleh orang-orang di balik seri film Resident Evil.

Sutradara sekaligus dalang di balik Resident Evil, Paul WS Anderson, dikabarkan akan menggarap live-action game keluaran Capcom ini. Namun kabar ini tidaklah baru dan mengejutkan karena Anderson udah mengamankan hak cipta filmnya sejak November 2016 lalu. Anderson dikenal tergila-gila bersama game ini dan setelah memainkannya berhari-hari, ia memastikan live-action Monster Hunter akan jadi proyek selanjutnya.

Kabar terbarunya, Milla Jovovich yang dikenal sebagai Alice dalam seri film Resident Evil akan membintangi film Monster Hunter. Selain kerja bareng selama lima film Resident Evil, Jovovich juga merupakan istri Anderson.
Seperti dikutip dari Variety, produksi dan syuting untuk film Monster Hunter ini akan di awali September mendatang bersama budget kira-kira $60 juta (Rp845 miliar). Belum mengetahui Jovovich akan berperan sebagai apa karena studio di balik film ini, Impact Pictures, hanya merilis sinopsisnya saja.

Film Monster Hunter akan bercerita berkenaan seorang laki laki biasa yang pekerjaannya juga biasa-biasa saja menemukan fakta bahwa ia adalah seorang keturunan pahlawan dari zaman kuno. Untuk menyelamatkan dunia dari serangan monster, ia perlu berkelana ke dunia gaib untuk jadi seorang Pemburu Monster.

“Karakter utamanya akan terlalu mudah untuk diterima khalayak Amerika karena sang tokoh diambil dari dunia dan mempunyai latar belakang yang biasa-biasa saja. Ini seperti seorang warga normal yang perlu terseret ke dunia paralel, dunia Monster Hunter,” ujar Anderson seperti dikutip Kotaku.

Premis cerita film Monster Hunter yang akan dipresentasikan Anderson sesungguhnya tidak terlalu menarik dan tak tawarkan sesuatu yang baru. Namun perlu diketahui, cerita game Monster Hunter pun tidak serupa bersama cerita game Resident Evil. Resident Evil dikenal mempunyai narasi sebuah cerita bersama adanya protagonis utama, saat Monster Hunter lebih fokus pada gameplay bersama pemain saling bekerja sama mengalahkan monster raksasa.

Di event TGS 2016 ini, Capcom memberitakan bahwa mereka akan memicu film Monster Hunter! Kira-kira akan seperti apa ya, sama Reigns of Fire, kah?

Selain soal premis cerita, kegelisahan lain yang lumrah dialami oleh pecinta Monster Hunter adalah fakta bahwa Paul WS Anderson yang menyutradarai. Resident Evil adalah kisah paling sukses adaptasi game jadi film. Secara komersial, enam film Resident Evil sejak th. 2002 sampai 2016 sukses raih penghasilan kotor $1,23 miliar (Rp17 triliun).

Namun, kesuksesan secara komersial justru berbanding terbalik bersama reaksi kritikus. Sepanjang enam film Resident Evil, Resident Evil: The Final Chapter (2016) adalah yang paling bagus nilainya, itu pun bersama raihan 36% skor Rotten Tomatoes dan angka 49 skor Metacritic.

Menghadapi reaksi kritikus yang senantiasa jelek pada film-filmnya, Anderson sesudah itu mengklaim dirinya merupakan “sutradara rakyat”. “Menurut kami, indikator bagus tidaknya film adalah saat anda duduk bersama ratusan orang yang saksikan di bioskop. Kami tidak peduli bersama kritikus,” kata Anderson seperti dikutip dari Deadline.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *